7 BUMN Karya Dileburkan, Stafsus Erick Thohir Pastikan Tak Ada PHK

Suparjo Ramalan
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga memastikan tidak ada PHK karyawan pascapeleburan BUMN karya. (Foto: Dok. iNews.id)

Dia meyakini konsolidasi tujuh BUMN karya dapat menyehatkan keuangan masing-masing perusahaan. Selain itu, hal ini dapat menghentikan sifat 'adu banteng' rebutan lelang proyek, lantaran mereka akan punya spesialisasi atas proyek yang dikerjakan nantinya. 

“Yang pasti semua tahapan yang kita lakukan akan membuat masing-masing BUMN punya spesifikasi dan spesialisasi, apa tujuanya? Supaya jangan lagi adu-adu tender habis-habisan mereka tuh, ini banting-banting harga yang buat mereka rugi, ini juga yang buat industri konstruksi gak sehat,” kata dia.

Arya tak menafikan bahwa sejumlah BUMN karya kerap 'adu banteng' untuk memperebutkan lelang atau tender proyek dari pemerintah. Bahkan, sesama perseroan saling ‘banting harga' untuk memenangkan tender proyek.

Kondisi ini membuat geram Kementerian BUMN selaku pemegang saham. Pasalnya, hal tersebut justru merugikan perusahaan karena tidak dapat mengukur margin secara maksimal.

Menurutnya, sifat rebutan proyek perseroan di bidang infrastruktur harus dihentikan, salah satunya dengan meleburkan menjadi anak dan induk usaha. 

“Tapi yang pasti dengan begitu, ini kuncinya lho, dengan begitu makanya tender-tender di PU atau di pemerintahan akan lebih sehatkan, ini gak antar BUMN saling saingan, banting-banting harga, banding-banding harga, ya membuat mereka akhirnya gak bisa dapat margin bagus, dipaksakan juga kadang-kadang,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PHK Massal Mengancam, Andi Gani Yakin Pemerintah Bisa Selamatkan Buruh

57 tahun lalu

Mensesneg Pastikan 2 Pabrik Otomotif di Jatim Tunda Pindah ke Vietnam, Tak Ada PHK Massal

57 tahun lalu

Volkswagen Akan PHK 100.000 Karyawan, 4 Pabrik di Jerman Terancam Tutup

57 tahun lalu

Gelombang PHK Ancam Daya Beli, Partai Perindo Dorong Proteksi Industri Padat Karya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal