90 Persen BUMN Terdampak Pandemi, Tapi Minim PHK

Suparjo Ramalan
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Sekitar 90 persen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terdampak pandemi Covid-19. Meski begitu, manajemen perseroan berusaha meminimalisir pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi karyawannya. 

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengatakan upaya utama yang dilakukan Kementerian BUMN selaku pemegang saham adalah mencegah terjadinya PHK di perusahaan-perusahaaan pelat merah. 

Dia mengakui sebagian besar BUMN mengalami gangguan pada cash flow akibat dampak pandemi Covid-19, namun manajemen perseroan lebih memilih mengambil langkah efisiensi daripada melakukan PHK terhadap karyawan. 

"Ada juga (PHK), tapi minim. Bukan minim lagi tapi minor. Ini upaya kita terhadap karyawan-karyawan BUMN, ya mereka tidak kehilangan pekerjaan, ini tahap pertama," ujar Arya Sinulingga, dalam Webinar Okezone, Jumat (20/8/2021). 

Dia membeberkan, penyelamatan keuangan dan karyawan BUMN menjadi pesan awal yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meski kinerja bisnis perseroan pelat merah cukup terdampak pandemi, pemegang saham berupaya agar PHK terus diminimalkan. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
11 jam lalu

Bapanas Respons Temuan Daging Sapi Rp180.000 per Kg, Minta Distribusi Dipercepat

2 hari lalu

Usai Dimediasi Polri-Kemnaker, 134 Buruh yang di-PHK PT Amos Dapat Pesangon Rp12,7 Miliar

2 hari lalu

1.500 Buruh Garmen di Jateng Terancam PHK, Said Iqbal Minta Satgas Turun Tangan

5 hari lalu

Danantara Pangkas 250 BUMN, Prabowo: Biaya yang Diselamatkan Rp50 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal