Anak Buah Luhut Sebut Banyak Negara Ingin Belajar Hilirisasi dari Indonesia

Heri Purnomo
Deputi Transportasi dan Infrastruktur Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin menyebut, banyak negara yang ingin belajar dari kesuksesan program hilirasi Indonesia. (Foto: Heri Purnomo/MPI)

"Ada beberapa potensial kerja sama yang akan dilakukan, terutama dalam bidang energi, listrik, juga migas," tuturnya.

Adapun dalam acara ISF tersebut, James menjadi panelis. Dalam sambutannya, dia berbicara tentang perubahan iklim yang terhajadi saat ini. Di mana Asia Tenggara (ASEAN) memiliki kekuatan besar untuk mengatasi krisis iklim saat ini. Kekuatan yang dimaksud berupa hutan dan keanekaragaman hayati (biodiversitas).

Menurutnya, jika hutan dan biodiversitas di Papua Nugini dan Indonesia diintegrasikan dengan negara lain di ASEAN, maka mampu mengatasi persoalan iklim saat ini.

"Jika hutan dan biodiversitas di Papua Nugini digabungkan dengan yang ada di Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia dan Thailand, kita memiliki biodiversitas dunia dan hutan dunia," kata James dalam gelaran ISF 2023, Kamis (7/9/2023).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
18 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Lampaui PDB 5 Negara Afrika, Begini Perbandingannya

25 hari lalu

Seskab Teddy Bertemu Haji Isam, Bahas Investasi-Hilirisasi di Indonesia

28 hari lalu

Luhut Kenang Perjuangan Hilirisasi Nikel: Dicibir, Ditekan dan Digugat ke WTO

1 bulan lalu

Prabowo Targetkan Tak Ada Lagi Gunung Sampah di Indonesia pada Akhir 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal