Anak Buah Luhut Ungkap Ancaman AI bagi Lapangan Kerja Indonesia

Suparjo Ramalan
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin pada acara IDX Channel ESG 2024 Conference. (Foto: Suparjo Ramalan)

Dengan kata lain, disrupsi teknologi digital mendorong perubahan hampir di semua lini kehidupan, pemerintahan, model bisnis, sumber daya, serta kebutuhan di era digital.

Di sisi lain, Indonesia juga dihadapkan pada tantangan geopolitik, fragmentasi, dan kompetisi juga negara-negara di dunia. Rachmat menyebut, tantangan ini harus menjadi perhatian bersama. 

“Kita juga tahu dari tahun sekarang sampai 2045 sangat banyak sekali tantangan-tantangan yang tentunya perlu diperhatikan, saat ini ada masalah geopolitik, fragmentation, kompetisi juga negara-negara lain,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AI Tak Lagi Hanya Digunakan di Dunia Kerja, Kini Jadi Asisten Rumah Tangga

57 tahun lalu

AI dan Deepfake Makin Canggih, KADIN Minta Perbankan Perkuat Keamanan Siber

57 tahun lalu

Generasi AI Dimulai dari Bangku SD, Mengapa Critical Thinking Jadi Kunci?

57 tahun lalu

Bisnis Indonesia Awards Dorong Pemenang Terus Berinovasi Hadapi Tantangan Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal