Anindya Bakrie: Indonesia Bisa Jadi Perantara Komunikasi Ketegangan AS-China

Dinar Fitra Maghiszha
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie. (Foto: Iqbal Dwi Purnama)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie menyebut bahwa Indonesia memiliki posisi strategis untuk menjadi sarana komunikasi di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan China. Hal ini disampaikan Anindya dalam acara peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan China di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Jumat (18/4/2025).

Menurutnya, Indonesia memiliki posisi unik karena bersifat nonblok dan menjalin hubungan baik dengan kedua negara tersebut. 

“China dan Amerika (Serikat) itu adalah dua negara besar. Dan karena Indonesia juga besar, kita bisa menjadi sarana komunikasi dan dagang yang win-win,” ujar Anindya, Jumat (18/4/2025).

Anindya menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan dalam hubungan dagang antara Indonesia dengan dua kekuatan ekonomi global tersebut. Kadin mendorong agar Indonesia terus menjalin relasi strategis yang saling menguntungkan.

“Bukan saja kita ingin lebih seimbang, kita mengerti permintaan, tapi lebih besar dua-duanya,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
6 jam lalu

AS dan Iran Akhirnya Berunding Hari Ini

Internasional
9 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
9 jam lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal