AS Resesi, Ini 3 Dampak Bagi Perekonomian Indonesia

Viola Triamanda
Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira (kiri) dan Direktur Riset Core Indonesia, Piter Abdullah. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, mengatakan resesi Amerika Serikat (AS) membawa tiga dampak bagi perekonomian Indonesia

Dampak pertama adalah resesi AS membuat tekanan pada sisi permintaan ekspor produk Indonesia baik komoditas maupun produk olahan (manufaktur). 

Menurut dia, resesi yang terjadi akan membuat konsumen di AS mengurangi pembelian barang impor dan cenderung lebih banyak berhemat akibat pelemahan daya beli

"Jadi, neraca dagang bisa melemah, sekaligus menurunkan prospek booming harga komoditas yang selama ini telah membantu pemulihan ekonomi Indonesia," kata Bhima, kepada MNC Portak Indonesia, di Jakarta, Jumat (29/7/2022).

Dampak kedua, lanjutnya, resesi AS akan mengakibatkan transmisi di pasar keuangan. Hal ini perlu dicermati karena investor akan beralih ke aset yang lebih aman untuk menghindari risiko stagflasi dan resesi di AS. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

Penjualan Mobil RI Naik 32,9%, Purbaya Sebut Daya Beli Masyarakat Masih Terjaga

2 hari lalu

Neraca Dagang RI Kembali Defisit 450 Juta Dolar AS di Juni 2026

21 hari lalu

Pengusaha Usul ke Pemerintah Tambah Bansos hingga Diskon Tarif Listrik untuk Kerek Daya Beli

30 hari lalu

Istana Ungkap Tarif Listrik Seharusnya Naik, tapi Ditahan demi Jaga Daya Beli Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal