AS Sanksi Tornado Cash karena Terlibat Pencucian Uang Hacker Korea Utara

Aditya Pratama
Ilustrasi aset kripto. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) memberi sanksi terhadap mixer kripto, Tornado Cash. Pemerintah juga melarang masyarakat AS menggunakan layanan yang menurut pemerintah terlibat mencuci uang hasil kejahatan dunia maya. 

“Meskipun jaminan publik sebaliknya, Tornado Cash telah berulang kali gagal menerapkan kontrol efektif yang dirancang untuk menghentikannya dari pencucian dana untuk pelaku cyber jahat secara teratur dan tanpa langkah-langkah dasar untuk mengatasi risikonya,” Wakil Menteri Keuangan untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan Brian Nelson dalam sebuah pernyataan dikutip dari CNBC International, Selasa (9/8/2022).

Mixer aset kripto dirancang untuk mengaburkan jejak dana dengan memadukan token seseorang dengan kumpulan aset individu lain di platform. Mereka melampaui platform kripto tradisional dalam menyembunyikan lebih lanjut identitas orang-orang yang terlibat dalam transaksi.

Sementara, Tornado Cash digunakan oleh beberapa orang hanya sebagai cara yang sah untuk melindungi privasi mereka. Pemerintah mengatakan hal itu mendorong aktivitas terlarang, termasuk fasilitasi pencurian, skema ransomware, penipuan, dan kejahatan dunia maya lainnya.

“Pencampur mata uang virtual yang membantu penjahat merupakan ancaman bagi keamanan nasional AS,” kata Departemen Keuangan.

Tornado digunakan dalam beberapa pencurian kripto profil tinggi tahun ini, termasuk pencurian token senilai 615 juta dolar AS dari Ronin, jaringan yang mendukung permainan token nonfungible Axie Infinity dan serangan 100 juta dolar AS terhadap startup AS Harmony. Keduanya dihubungkan oleh peneliti keamanan dengan Lazarus Group, kelompok peretasan yang didukung negara Korea Utara.

Perusahaan analitik Blockchain Elliptic menemukan setidaknya 1,5 miliar dolar AS hasil dari kejahatan seperti ransomware, peretasan, dan penipuan telah dicuci melalui Tornado Cash. Adapun keseluruhan 100 juta dolar AS yang dicuri dari Harmony pada bulan Juni dicuci melalui layanan tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Korea Utara Uji Coba Mesin Rudal Baru, Bisa Jangkau AS Bawa Hulu Ledak Lebih Banyak

Internasional
5 hari lalu

Bela Iran, Kim Jong Un Sebut AS Negara Teroris Agresor Singgung Senjata Nuklir

Internasional
6 hari lalu

Kim Jong Un Sebut Perang Iran Bukti Korea Utara Tepat Pertahankan Nuklir, Tolak Rayuan AS

Internasional
9 hari lalu

Bukan Mobil Mewah, Putri Kim Jong Un Nyetir Tank Anti-Rudal Korea Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal