Aset Perbankan Syariah Tembus Rp1.061 Triliun per Maret 2026

Anggie Ariesta
OJK mencatat total aset perbankan syariah Rp1.061 triliun per Maret 2026. (Foto: ist)

Untuk memperkuat karakteristik perbankan syariah, OJK telah merilis sembilan pedoman produk berbasis akad serta POJK Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Produk Investasi Perbankan Syariah. 

Kehadiran Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS) sejak 2025 juga turut mempercepat inovasi produk unik, seperti implementasi Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) yang mengumpulkan dana hingga Rp22,76 miliar, serta Shariah Restricted Investment Account (SRIA) yang mencatatkan nominal piloting Rp1,35 triliun.

Dian menegaskan bahwa perbankan syariah tidak sekadar mengejar pertumbuhan angka, melainkan terus memperluas kontribusinya pada pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah. Hal ini dibuktikan dengan komitmen penyaluran pembiayaan ke sektor UMKM yang telah menembus angka Rp217,86 triliun.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OJK Jamin Pasar Modal Indonesia Tak Akan Turun Kasta di MSCI

57 tahun lalu

OJK Minta BEI Rutin Gelar Rapat dengan MSCI demi Cegah Downgrade Pasar Modal RI

57 tahun lalu

MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, OJK: Momentum Lanjutkan Reformasi Pasar Modal

57 tahun lalu

Ramai Kabar Dana SAL Pemerintah Mau Ditarik dari Himbara, OJK Minta Skema Transisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal