Audit Rencana Impor KRL Bekas Rampung, Begini Kata Wamen BUMN

Suparjo Ramalan
Kementerian BUMN akan mengambil jalan tengah perihal impor 10 kereta rel listrik (KRL) bekas asal Jepang. (Foto: Dok. PT KCI)

Adapun laporan tim auditor internal negara berisikan rekomendasi kepada para pemangku kepentingan untuk mempertimbangkan sejumlah hal sebelum memutuskan impor 10 rangkaian KRL. BPKP sendiri menilai impor kereta bekas tidak dapat dilakukan lantaran tidak memenuhi kriteria. 

Menurut Tiko, isi rekomendasi BPKP tidak lantas membatalkan rencana impor 10 KRL bekas itu. Lantaran, harus ada pertimbangan kapasitas angkutan penumpang. 

"Oh belum tahu, pastinya nggak (batal), kita belum tahu, karena saya belum lihat report-nya. Karena kan kita mesti melihat bahwa ini penting, jadi ada dua, dua-duanya berjalan," tuturnya.

"Kita lagi akan tunggu dari temuan BPKP apa yang bisa kita kawal, kan mungkin apakah masalah maintenance, apakah masalah sparepart, saya belum lihat," sambungnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Luhut Ungkap Bansos Nanti Tak Lagi Barang: Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang

Nasional
3 hari lalu

Luhut: MBG Program yang Baik, Hanya Pengelolaannya Perlu Ditata

Nasional
3 hari lalu

Prabowo Bertemu Luhut-Chatib Basri, Dapat Laporan MBG Berdampak Positif ke UMKM

Nasional
3 hari lalu

Luhut soal BI Rate Naik: Fundamental Ekonomi RI Masih Oke, tapi Perlu Ada Perhatian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal