Bahlil Sangkal Klaim Tom Lembong soal Nikel Bakal Ditinggalkan: Kebohongan Publik!

Iqbal Dwi Purnama
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menilai pernyataan Tom Lembong soal nikel akan ditinggalkan adalah kebohongan publik (Dok. iNews.id/Ikhsan)

"LFP (lithium) hanya dipakai oleh tesla kepada mobilnya yang standar, karena kualitas jarak tempuh masih jauh lebih bagus nikel, dan itu tesla, sebagian juga masih menggunakan baterai yang berbahan baku nikel, jadi jangan omon-omon saja, bahaya negara kalau dibuat begini," tuturnya. 

Pada kesempatan tersebut, Bahlil juga memaparkan data soal realisasi investasi sepanjang 2023 ke sektor hilirisasi sumber daya alam termasuk didalamnya pembangunan smelter nikel di Indonesia. 
Realisasi investasi di bidang hilirisasi pada periode Januari - Desember 2023 untuk pembangunan smelter di Indonesia mencapai Rp216,8 triliun.

Terdiri atas smelter nikel Rp136,8 triliun, bauksit Rp9,7 triliun, dan tembaga sebesar Rp70,5 triliun. 

"Saya ingin mengatakan bahwa tidaklah benar kalau ada seseorang mantan pejabat atau pemikir ekonomi yang menyatakan bahwa nikel tidak lagi dikejar investor untuk membuat baterai mobil," tutup Bahlil. 

Sebagai informasi, pernyataan Tom Lembong soal hilirisasi sebagai senjata makan tuan disampaikan dalam program stasiun TV. Ia menilai saat ini harga nikel sudah jatuh karena dunia kebanjiran nikel dari Indonesia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Bahlil Pastikan Tak Ada Pemotongan Kuota Ekspor Gas di 2026: Gak Perlu Khawatir

Nasional
15 jam lalu

Bahlil Sebut Aturan DHE Wajib Ditempatkan di Himbara Tak Berlaku untuk Migas

Nasional
9 hari lalu

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Pastikan Pasokan Energi Nasional Aman hingga Evaluasi IUP

Nasional
9 hari lalu

Kejagung Tangkap Penyuap Ketua Ombudsman Hery Susanto terkait Kasus Nikel

Nasional
9 hari lalu

Bahlil Ungkap Alasan bakal Pungut Pajak Ekspor Nikel, Singgung Minimnya Proyek Hilirisasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal