Banjir Impor Pipa Seamless, Industri Lokal Khawatir Gulung Tikar dan PHK Ribuan Karyawan

Arie Dwi Satrio
Ilustrasi pipa seamless (Dok. Istimewa)

JAKARTA, iNews.id -Industripipa seamless nasional disebut menghadapi ancaman akibat derasnya produk impor yang masuk ke pasar domestik. Jika kondisi ini terus berlanjut, produsen dalam negeri khawatir gulung tikar dan ribuan pekerja kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).

Direktur PT Indo Sino Internasional, Michael Johan Gary, meminta pemerintah menghentikan pemberian fasilitas Masterlist (pembebasan bea masuk) dan kuota impor pipa seamless kepada perusahaan pengulir dan Heat Treatment Processor. Dia menilai, kebutuhan pipa seamless sebenarnya sudah bisa dipenuhi oleh produsen dalam negeri.

"Produsen pipa seamless nasional lama-lama akan bangkrut. Kalau bangkrut, berarti PHK ribuan karyawan. Belum lagi kredit macet di perbankan nasional. Ini sangat meresahkan," kata Michael dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026).

Menurut dia, pemberian fasilitas impor kepada industri pelengkap tidak tepat jika barang yang didatangkan dari luar negeri sudah tersedia dan dapat diproduksi oleh manufaktur nasional. Kebijakan tersebut justru berisiko menekan daya saing produsen lokal, menurunkan pemanfaatan kapasitas produksi, serta menghambat investasi di sektor pipa seamless.

Michael menilai pemerintah tidak perlu menerbitkan kebijakan baru untuk mengatasi persoalan tersebut. Dia merujuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor 217/PMK.04/2019 tentang Pembebasan Bea Masuk dan Tidak Dipungut Pajak Dalam Rangka Impor atas Impor Barang untuk Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
3 hari lalu

Ekspor RI Tembus 221,23 Miliar Dolar AS hingga September 2026, Naik 5,58 Persen

8 hari lalu

Bahlil Ungkap Dampak Konflik Geopolitik Global, Minyak Kini Lebih Dicari daripada Emas

22 hari lalu

Kisah Martha Tilaar Bangun Bisnis Kecantikan dari Garasi hingga Mendunia

23 hari lalu

Harga Sapi Mahal, RI Impor Kerbau Hidup dari Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal