Banyak Barang Impor Masuk RI Tanpa Izin, Mendag: Bikin Susah Pedagang Lokal

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan. (Foto: Ikhsan)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pedagangan (Mendag), Zulkifli Hasan, mengatakan masih banyak barang impor yang masuk Indonesia tanpa mengantongi izin atau sertifikasi yang berlaku di Indonesia. Hal tersebut membuat barang impor menjadi lebih murah dan ujungnya merugikan pedagang lokal.

Menurut Mendag, barang impor yang masuk Indonesia masih banyak yang tidak tersaring lewat standarisasi seperti Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Standar Nasional Indonesia (SNI), jaminan produk halal, dan lain sebagainya.

Sedangkan para pelaku usaha lokal, ketika memproduksi sebuah barang jadi itu harus mengantongi sejumlah izin, dan harus punya sertifikasi standar baku yang ditetapkan oleh Pemerintah. Hal ini yang dinilai Zulhas terjadi persaingan yang tidak sehat antara barang impor dengan produk dalam negeri.

"Itu namanya tidak fair. Kita kan bukan dagang bebas sebebasnya, tapi tetap harus yang fair dan yang adil," ujar Zulkifli, di Pasar Tanah Abang, Kamis (28/9/2023).

Disamping itu, Zulhas meinlai kondisi demikian bakal menjadi ancaman bagi para pedagang di dalam negeri. Sebab dari sisi harga pelaku usaha dalam negeri ini sudah kalah bersaing. Ditambah lagi, mereka para pedagangan konvensional juga masih harus menyisihkan margin untuk membawa sewa ruko dan lain sebagainya.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
4 hari lalu

Mendag Ingatkan Bahaya Telur Dijual di Bawah HET: Bisa jadi Langka dan Mahal

5 hari lalu

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp102.250 per Kg, Mendag Ungkap Biang Keroknya

7 hari lalu

Mendag Klaim Kenaikan Harga Bahan Pokok Masih di Bawah Acuan: Tetap Terjangkau Konsumen

7 hari lalu

Harga Kedelai Tembus di Atas Rp13.000 per Kg, Pemerintah Buka Peluang Subsidi Perajin Tahu-Tempe

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal