Banyak Mal Besar Dulu Ramai Sekarang Sepi Pengunjung, APPBI Beberkan Penyebabnya

Advenia Elisabeth
Banyak mal besar dulu ramai sekarang sepi pengunjung, APPBI beberkan penyebabnya

Dia menjelaskan, mal atau pusat perbelanjaan yang hanya mengedepankan fungsi belanja bisa kalah bersaing dengan e-commerce. Seperti diketahui, belanja online sudah menjadi budaya baru masyarakat Indonesia sejak pandemi Covid-19. 

Maka itu, kata dia, penting bagi pengelola mal untuk menambah fungsi lain. Misalnya, mengadakan event-event yang mengundang bintang tamu, menyediakan wahana permainan, dan lainnya.

"Fungsi lain dari pusat perbelanjaan akan selalu berubah dari waktu ke waktu karena pusat perbelanjaan sangat erat dengan lifestyle (gaya hidup) yang cepat sekali berubah setiap waktu," tutur Alphonzus. 

Dia menuturkan, data APPBI menunjukkan banyak pusat perbelanjaan yang mampu dan telah berhasil memberikan fungsi lain selain sebagai tempat belanja, sehingga diminati dan banyak dikunjungi masyarakat. Bahkan, tingkat kunjungannya mencapai 100 persen.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
14 hari lalu

Hippindo Tegaskan Pemasangan Pagar Tinggi di Mal-Mal Besar Bukan karena Masalah Keamanan

14 hari lalu

Hippindo soal Pemasangan Pagar Tinggi di Mal-Mal Besar: Cuma untuk Atur Traffic

16 hari lalu

Pramono soal isu Demo Agustus: Saya Yakin Jakarta Bulan Ini Aman dan Nyaman

16 hari lalu

Heboh Pemasangan Pagar Tinggi di Mal, Sahroni: Jangan Menakutkan Masyarakat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal