Bappebti Tetapkan 10 Persen Total Ekspor CPO Masuk Bursa Komoditi

Advenia Elisabeth
Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. (Foto: Advenia Elisabeth/MPI)

Adapun, ekspor CPO yang masuk bursa ini tetap dengan memperhatikan ketentuan wajib pemenuhan domestik (domestic market obligation/ DMO) CPO.

"Jadi, ketika akan ekspor CPO maka kewajiban utama adalah dia harus memenuhi DMO dulu, kalau udah memenuhi DMO, baru masuk ke bursa. Ketika dia sudah masuk ke bursa dia akan dapat persetujuan ekspor (PE). Setelah itu baru melakukan proses ekspor seperti biasa," ucap Didid. 

Didid manargetkan, bursa CPO akan rampung awal Juni 2023 sesuai dengan perintah Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan. Adapun, proses launching membutuhkan waktu karena harus sesuai keputusan dari berbagai pihak, yaitu Bappebti, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, dan Badan Kebijakan Perdagangan (BK Perdag). 

"Bulan Juni pokoknya jadi bulan Kramat di Kramat Raya," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Bapanas Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Minyak Goreng di Tengah Stok CPO Melimpah

Nasional
3 hari lalu

Prabowo Terima Telepon PM Albanese, Bahas Ekspor 250.000 Ton Urea ke Australia

Nasional
8 hari lalu

Buka Peluang Ekspor Pupuk ke Australia, Wamentan Pastikan Stok Nasional Aman

Nasional
8 hari lalu

Produksi Pupuk Melimpah, RI Siap Ekspor ke Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal