Bea Cukai Cek Kronologi Bantuan Alat Belajar untuk SLB yang Ditahan dan Ditagih Ratusan Juta

Atikah Umiyani
Ditjen Bea Cukai telah meminta informasi serta kronologi untuk dipelajari terkait masalah bantuan alat belajar untuk SLB yang ditahan dan membayar ratusan juta. (Foto: Dok. iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara terkait isu yang viral di media sosial yakni bantuan alat belajar untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) dari perusahaan Korea Selatan ditahan Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Adapun pemilik akun X @ijalzaid menjelaskan bahwa pihaknya harus membayar ratusan juta rupiah dan biaya denda gudang jika ingin mengambil alat tersebut.

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai Nirwala Dwi Heryanto menyebut bahwa Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta telah meminta informasi serta kronologi untuk mempelajari pokok permasalahannya.

"BC Soetta sudah minta informasi dan data serta kronologi untuk dipelajari guna mengetahui pokok masalahnya di mana. BC Soetta juga sudah menghubungi pihak SLB untuk membantu menyelesaikan masalah ini," ujar Nirwala saat dihubungi iNews.id, Sabtu (27/4/2024).

Nirwala menambahkan, alat bantuan bernama Taptilo tersebut saat ini masih berada di tempat penimbunan pabean Bandara Soekarno-Hatta. 

"Barang masih di Tempat Penimbunan Pabean Soetta," tuturnya.

Ketika ditanya perihal respons dari pihak SLB, dia mengakui pihaknya mendapatkan respons yang positif. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
9 hari lalu

Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Keluar Landasan Pacu

1 bulan lalu

Bea Cukai Bongkar Peredaran 19.142 Botol Miras Ilegal Senilai Rp12,55 Miliar di Bali

1 bulan lalu

Kasus Impor Barang, Eks Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Didakwa Terima Gratifikasi Rp7,6 Miliar

2 bulan lalu

KPK Pertimbangkan Penyidikan Baru Kasus Korupsi Bea Cukai usai Perkara Bos Blueray Cargo Inkrah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal