Begini Penjelasan Holding Aviasi dan Pariwisata soal Belum Bergabungnya Garuda Indonesia

Suparjo Ramalan
Begini penjelasan Aviasi Pariwisata Indonesia (Aviata) terkait belum bergabungnya Garuda Indonesia ke holding BUMN sektor penerbangan dan pariwisata. (foto: Garuda Indonesia)

Setelah proses restrukturisasi utang berjalan baik dan mendapat persetujuan lessor hingga kreditur, barulah maskapai penerbangan pelat merah itu dimasukan sebagai anggota holding.

Meski secara keuangan masih terkendala, lanjut Donny, pihaknya menyebut koordinasi dengan manajemen Garuda berjalan baik. Selain itu, secara administrasi seperti surat kuasa untuk manajemen sudah berada di Aviata. Sehingga praktis seluruh proses monitoring, penyusunan RKAP, manajemen, dan lain-lain sudah berada di dalam holding.

"Karena itu, mereka menunggu proses restrukturisasi baru itu dimasukkan secara finansial karena dalam Holding Aviasi. Tetapi, itu dalam proses klaster, kita berada dalam satu klaster, proses kerja sama dan lain-lainnya tentu kita sudah melakukan secara bersama-sama, tetapi secara finansial kita melihat bahwa secara finansial ada alasan tidak digabung," kata dia. 

Selain Garuda, pemegang saham juga belum memasukan PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC). Alasannya juga terkait dengan kondisi keuangan perusahaan. Meski begitu, proses administrasi berjalan baik.

Saat ini, perusahaan pelat merah yang sudah menjadi anggota holding, di antaranya PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (Persero), PT Sarinah (Persero).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Dirut Garuda Buka Suara soal Viral Kabar Awak Kabin Patah Tulang usai Pesawat Turbulensi

Nasional
16 hari lalu

Garuda Indonesia Siap Terbangkan 102.502 Jemaah Haji 2026 

Nasional
2 bulan lalu

Garuda Indonesia Tunda Beli Pesawat Baru Meski Kantongi Rp23,67 Triliun dari Danantara 

Nasional
2 bulan lalu

Banyak Pesawat Garuda Tak Bisa Terbang, Danantara Ungkap Bebani Perusahaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal