BEI Beberkan Pendorong Pemulihan IHSG usai Trading Halt hingga Perang Dagang

Dinar Fitra Maghiszha
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) membeberkan sejumlah faktor yang mendorong pemulihan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak terkena trading halt pertama pada Maret hingga kembali menguat ke level 7.000-an di tengah tekanan perang dagang global.

Direktur Utama BEI Iman Rachman menjelaskan, pemulihan indeks terjadi secara bertahap setelah sebelumnya sempat terguncang akibat kebijakan tarif resiprokal dari Amerika Serikat (AS).

IHSG kala itu sempat menginjak di bawah level 6.000, bahkan ke level terendah di kisaran 5.996.

“Sebenarnya kita tahu bahwa IHSG terkoreksi cukup dalam. Pada waktu trading halt pertama tanggal 18 Maret, indeks turun ke 6.223, lalu menyentuh 5.996 pada 8 April,” ujar Iman dalam acara Capital Market Dialogue di Main Hall BEI, Jakarta Selatan, Selasa (17/6/2025).

Meski demikian, indeks komposit disebut mulai menunjukkan tren pemulihan sejak akhir April hingga akhir Mei meski diterpa isu perang dagang pasca-pengumuman tarif resiprokal oleh Presiden AS Donald Trump.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melesat ke 7.155, ASPI-PNSE Pimpin Top Gainers

57 tahun lalu

MNC Sekuritas Perluas Jangkauan Literasi ke Kendari melalui Edukasi Cerdas Investasi Digital

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melesat 4,12 Persen, Tembus Level 6.254

57 tahun lalu

Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal