BEI Ungkap Alasan Ubah Aturan Ambang Batas Trading Halt dan ARB

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Konferensi pers BEI terkait perubahan aturan trading halt dan batasan persentase Auto Rejection Bawah (ARB). (Foto: Cahya Puteri Abdi Rabbi)

JAKARTA, iNews.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengubah aturan trading halt dan batasan persentase Auto Rejection Bawah (ARB). Kedua aturan baru itu efektif berlaku mulai hari ini, Selasa (8/4/2025).

Direktur Utama BEI, Iman Rachman mengatakan, otoritas bursa melakukan evaluasi dan diskusi dengan pelaku pasar sejalan dengan dinamika dan demi memberikan kenyamanan transaksi investor. Pemberlakuan aturan baru ini dilakukan dengan menyesuaikan dinamika pasar yang volatil. 

“Kemudian, penetapan trading halt 5 persen dilakukan saat pada saat Covid-19 di 2020, sehingga kami melihat ini cukup sensitif dan perlu dilakukan penyesuaian,” ucap Iman dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta.

Adapun, penyesuaian ARB dilakukan untuk meredam volatilitas pasar yang tinggi. Selain itu, penyesuaian dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasar dan likuiditas perdagangan.

“Di sisi lain, trading halt diberlakukan untuk menghentikan kepanikan dan memberikan waktu untuk investor. Kami rasa 30 menit cukup untuk pasar mencerna dinamika yang ada,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tips MotionTrade: 4 Cara Mengelola Risiko Investasi ETF

6 hari lalu

Tips MotionTrade: Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana

9 hari lalu

Pusat Finansial Internasional Indonesia Segera Dibangun, Rosan: Respons Investor Sangat Positif

17 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal