Berharap Lebaran Jadi Peak Season, Bisnis Penerbangan Tersandung Larangan Mudik

Giri Hartomo
Imbauan larangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah dipasang di pintu masuk Pelabuhan Tanjungkalian, Muntok. (Foto:Antara)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Indonesia National Air Carrier Association (INACA), Denon Prawiraatmadja, mengatakan larangan mudik sangat mengganggu kinerja industri penerbangan. 

Pasalnya, saat mudik lebaran merupakan puncak atau peak season dari angkutan udara, karena banyak orang yang menggunakan transportasi atau angkutan udara untuk pergi ke kampung halamannya. 

Apalagi banyak kalangan yang memperkirakan bisnis penerbangan akan mengalami peningkatan saat libur lebaran tahun ini, seiring dengan semakin berkurangnya kasus Covid-19.

"Sangat terganggu. Kita berharap lebaran itu bisa menjadi peak season, tapi ada larangan mudik," ujar Denon kepada media, Minggu (25/4/2021)

Meski demikian, Denon mengatakan, para pelaku industri penerbangan akan mendukung kebijakan larangan mudik dan pembatasan operasional transportasi pada periode 6-17 Mei 2021. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
6 tahun lalu

504 Personel Gabungan Diterjunkan untuk Penyekatan Larangan Mudik di Bogor

3 hari lalu

Wamenhaj Imbau Jemaah Haji Terbang Langsung ke Saudi, Hindari Transit Singapura-Malaysia

7 hari lalu

Asap Karhutla Meluas hingga NTT, Sudah 2.775 Jadwal Penerbangan Terganggu

8 hari lalu

Tiket Pesawat Libur Nataru Bebas PPN, Cek Syarat dan Aturan yang Wajib Terpenuhi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal