Berikut Deretan Sanksi Ekonomi Rusia Akibat Perang dengan Ukraina

Aditya Pratama
Berbagai negara memberikan sanksi ekonomi Rusia akibat perang dengan Ukraina. Sanksi tersebut diberikan sejumlah negara, mulai dari AS hingga Singapura. (Foto: AFP)

Selanjutnya, AS melakukan pemblokiran penuh tambahan terhadap sejumlah elit Rusia dan anggota keluarganya, mulai dari Sergei Ivanov, Galina Ulyutina, Alexander Vedyakhin, Andrey Puchkov, Yuriy Solviev, dan Nikolai Patrushev.

Selai itu, AS turut membatasi militer Rusia saat melakukan invasi ke Ukraina, termasuk membatasi ekspor di hampir semua barang dari negeri Paman Sam yang terkait dengan militer.

2. Swiss

Swiss belum lama ini memutuskan untuk memberikan sanksi ekonomi Rusia akibat perang, di mana negara yang dikenal tradisi netralitasnya ini membekukan aset milik Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Mikhail Mishustin, dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov. 

Sanksi yang diberikan pemerintah Swiss mengadopsi sanksi yang diberikan Uni Eropa yang dilakukan setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Selain itu, Swiss juga akan menutup wilayah udaranya untuk penerbangan dari Rusia dan memberlakukan larangan masuk terhadap sejumlah individu yang memiliki koneksi ke Swiss dan dekat dengan presiden Rusia.

3. Uni Eropa

Uni Eropa menambahkan deretan sanksi ekonomi Rusia akibat perang yang disetujui oleh para pemimpin Uni Eropa, seperti membatasi kemampuan Rusia untuk menyimpan uang tunai dalam jumlah besar di bank-bank Uni Eropa.

Uni Eropa juga memberikan sanksi kepada politikus, anggota parlemen, serta pejabat Rusia yang memungkinkan investor Uni Eropa tidak dapat melakukan transaksi dengan obligor negara tersebut.

Selanjutnya, Uni Eropa membatasi Rusia dalam akses pasar, layanan modal, serta keuangan terhadap negara-negara Uni Eropa.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Prabowo Ungkap Isi Pertemuan 30 Menit dengan Trump di Sela Rapat Board of Peace

Nasional
8 jam lalu

Prabowo Respons Tarif Trump Jadi 10 Persen: Saya Kira Menguntungkan

Nasional
9 jam lalu

LPPOM MUI Soroti Kesepakatan Dagang RI-AS, Minta Tak Kompromi soal Sertifikasi Halal

Nasional
13 jam lalu

Prabowo Bertemu 12 Pengusaha Ternama AS, Tegaskan Indonesia Bukan Lagi Raksasa Tidur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal