Berisiko Peradangan Jantung, Vaksin Moderna Dilarang Bagi Usia di Bawah 30 Tahun

Jeanny Aipassa
Vaksin Moderna. (Foto: Ist)

Semua negara mengutip penelitian yang menunjukkan risiko peradangan jantung meskipun dalam jumlah terbatas pada penerima vaksin Moderna dan Pfizer. 

Sejauh ini, tidak ada penelitian yang meragukan keefektifan vaksin atau manfaat yang mereka bawa dengan melindungi dari Covid-19. Namun penelitian juga menunjukkan risiko peradangan jantung jauh lebih tinggi pada mereka yang terinfeksi Covid-19. 

Keputusan Jerman tersebut, datang seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 di Eropa yang telah mendapat peringatan dari WHO, agar benua itu tidak lagi menjadi pusat pandemi. 

Eropa sekarang memimpin dunia dalam hal kasus dan kematian dan banyak negara, termasuk Jerman, mencatat rekor tertinggi pandemi Covid-19, dibandingkan benua lainnya. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
24 jam lalu

PM Spanyol Sanchez kepada Eropa: Dukung Lebanon sebagaimana Kita Bantu Ukraina!

Nasional
11 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Health
13 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
13 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal