Berlaku Tahun Ini, Investor di Daerah Wajib Gandeng Pengusaha Lokal dan UMKM

Iqbal Dwi Purnama
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia. (Foto: Istimewa)

Selain itu, lanjutnya, investor besar yang melakukan penanaman modal di daerah juga harus menggandeng UMKM yang ada di daerah.

"Selanjutnya bagaimana caranya kita dorong UMKM ini bisa berkolaborasi, ini adalah bagian dari instruksi Presiden," kata Bahlil.

Dia menuturkan, ke depan ada beberapa sektor yang akan difokuskan pemerintah untuk investasi hingga ke tingkat daerah, yaitu infrastruktur, pertambangan, dan energi baru terbarukan.

"Mulai tahun ini kita sudah mewajibkan untuk hilirisasi, selama ini kita impor gas LPG 6 juta ton pertahun, sekarang kita mulai bangun hilirisasi lewat batubara untuk produk DME pengganti LPG," ujar Bahlil.

Dia memaparkan, proyek tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Amerika berkolaborasi dengan perusahaan BUMN yaitu Pertamina.

"Kenapa ini kita kolaborasikan dengan BUMN, karena kita tidak pingin lagi investor yang masuk ke Indonesia hanya bermain sendiri tanpa melibatkan dalam negeri," kata Bahlil.

Disamping itu, kerja sama dengan melibatkan perusahaan dalam negeri juga berfungsi untuk melakukan transfer ilmu pengetahuan, sehingga bisa mendapatkan manfaat yang lebih dari hasil kerjasama tersebut.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

Siap-Siap! Proyek Blok Masela bakal Serap 12.000 Tenaga Kerja

3 hari lalu

Harga Gas Blok Masela Belum Final, Bahlil Ungkap Ada Biaya Pembangunan Pipa 180 Km

3 hari lalu

Bahlil Pastikan 30 Persen Tenaga Kerja Proyek Gas Abadi Masela Warga Maluku

3 hari lalu

Bahlil Pastikan 60% Gas Blok Masela untuk RI, Ekspor Maksimal Hanya 40%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal