Berlisensi Siemens, Pabrik Komponen Listrik Senilai Rp500 Miliar Resmi Beroperasi

Rahmat Fiansyah
Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto (tengah) meresmikan pabrik PT Twink Indonesia High Voltage di Bogor, Selasa (15/6/2019). (Foto: Humas Kemenperin)

Direktur Twink Indonesia Stanley Milikan mengatakan, perseroan sebenarnya telah membuat komponen listrik sejak 1970. Namun, komponennya sangat sederhana.

Kini, Twink bisa menggandeng Siemens AG sehingga bisa membuat produk tegangan tinggi yang lebih canggih. Lewat kerja sama ini, pekerja Twink akan mendapatkan pelatihan dari Siemens. Saat ini satu tim sudah diberangkatkan ke Jerman untuk di-training selama 11 bulan.

"Siemens akan memberikan akses kepada supply chain mereka di seluruh dunia sehingga kita bisa mendapatkan komponen yang paling kompetitif,” ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

MNC University Gandeng BPSDMI, Perkuat SDM Industri di Era Digital den Vokasi

Nasional
2 bulan lalu

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak, Kemenperin Harap Tak Ganggu Penjualan dan Produksi

Nasional
2 bulan lalu

Tanpa Insentif, Data Menunjukkan Pasar Motor Listrik di Indonesia Ambruk

Mobil
2 bulan lalu

Mobil Listrik Booming di Tengah Kenaikan Harga BBM, EV Jadi Mesin Pertumbuhan Otomotif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal