BI Masih Tahan Suku Bunga Acuan, Ini Strategi Bumi Serpong Damai (BSDE)

Anggie Ariesta
Logo PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih mempertahankan suku bunga acuan untuk mengendalikan inflasi, meskipun ada tekanan terkait konflik Rusia-Ukraina. 

Corporate Secretary & Head of Investor Relations PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), Christy Grassela, mengatakan jika BI menaikkan suku bunga, hal itu tidak hanya berdampak pada emiten properti, namun pada semua lini bisnis.

Menurut dia, jika suku bunga naik, maka dapat dipastikan hal itu akan berdampak pada proyek kedepannya karena BSDE butuh dana yang tak sedikit yang membuat bunga pinjaman juga naik.

"Jadi berbicara dari sisi lending, sekarang cost of lending kami 6,3 persen adalah terendah untuk sektor properti dan dari sisi pembeli dia tidak hanya memikirkan dari sisi suku bunga karena kebutuhan mempunyai properti masih berjalan," ujar Christy dalam MNC Group Investor Forum 2022, Rabu (16/3/2022).

Dengan demikian, jika suku bunga naik pun menurut Christy berdampak pada launching proyek properti selanjutnya.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
6 hari lalu

El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai

7 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

7 hari lalu

BI Diproyeksi Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen, Ini Alasannya

9 hari lalu

BI Siapkan Intervensi Jaga Rupiah, Inflasi Pangan Jadi Perhatian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal