Yulius menilai, prospek bidang bisnis setiap tahunnya memang berada dalam siklus pola energi yang bisa silih berganti. Bisnis yang kurang menurutnya perlu mendapat perhatian lebih.
"Bidang bisnis yang masuk kategori cukup maupun kurang (biasanya bukan kami sebut sial), bukan berarti akan boncos, namun perlu upaya lebih untuk mempertahankan dan mencapai pertumbuhan," ujar dia.
"Disarankan lebih perhatian untuk bijak mengelola energi dan sumber daya bisnis, serta terbuka pada potensi kerja sama atau kolaborasi," kata Yulius.