Binance gandeng anak usaha Telkom dirikan bursa Kripto di Indonesia. Foto: Reuters
Suparjo Ramalan

SINGAPURA, iNews.id - Binance Holding Ltd menggandeng salah satu anak usaha PT Telkom Indonesia, MDI Ventures untuk mendirikan bursa kripto di Indonesia. Penyedia infrastuktur blockchain dan mata uang kripto terkemuka di dunia itu telah membentuk usaha patungan (joint venture/JV) dengan konsorsium yang dipimpin MDI Ventures. 

Binance akan menyediakan infrastuktur dan teknologi manajemen aset kelas dunia untuk pengembangan platform pertukaran kripto. Sementara konsorsium ini secara kolektif telah mengembangkan ekosistem digital dan finansial terbesar di Indonesia, serta memiliki akses ke lebih dari 170 juta konsumen di negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia. 

"Ambisi kami di Binance adalah untuk menumbuhkan ekosistem blockchain dan mata uang kripto secara global, dan inisiatif ini di Indonesia merupakan langkah signifikan ke arah itu," kata pendiri dan CEO Binance Changpeng Zhao dalam keterangannya, dikutip Jumat (17/12/2021). 

Menurutnya, dengan adopsi teknologi yang cepat dan potensi ekonomi yang kuat, Indonesia dapat menjadi salah satu pusat terkemuka ekosistem blockchain dan kripto di Asia Tenggara (ASEAN). Dia pun mengaku senang untuk menjadikan MDI sebagai mitra terbarunya di kawasan Asia Tenggara. 

"Dengan kedalaman pengalaman mereka di pasar, kami yakin bahwa kami akan memberikan produk terdepan kepada pengguna lokal," ujarnya. 

Sementara CEO MDI Donald Wihardja mengatakan, mata uang kripto, aset kripto, dan teknologi yang mendasarinya, blockchain, menghadirkan bagian penting yang tidak dapat disangkal dari infrastruktur keuangan dan digital lainnya di masa depan. MDI, kata dia, sebagai lengan investasi teknologi dan pemandu teknologi Telkom sangat bersemangat untuk berpartisipasi dalam kolaborasi tersebut. 

"Kami berharap dapat tumbuh bersama Binance dan mitra investasi kami, dan menjembatani peluang dan teknologi dengan Telkom untuk membantu meningkatkan kemampuan Indonesia dalam infrastruktur digital ini," ucapnya.

Usaha patungan ini merupakan bagian dari strategi Binance yang lebih luas untuk menumbuhkan ekosistem blockchain global. Pengumuman ini menyusul pengumuman terbaru tentang inisiatif sebesar 100M EUR Binance untuk mendukung pengembangan ekosistem blockchain Prancis dan Eropa, serta investasi Binance Asia Services di Hg Exchange (HGX) yang berbasis di Singapura.

Menurut CoinGecko, Binance yang didirikan empat tahun lalu telah tumbuh pesat menjadi pertukaran mata uang kripto terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangannya. Platform perdagangan utama Binance telah berhasil mencatat rata-rata volume perdagangan harian sebesar 2 miliar dolar AS dan lebih dari 1,4 juta transaksi per detik.


Editor : Jujuk Ernawati

BERITA TERKAIT