Bos Twitter Prancis Mengundurkan Diri di Tengah Gelombang PHK 

Aditya Pratama
Kepala Operasional Twitter di Prancis, Damien Viel menyatakan mundur dari perusahaan media sosial tersebut. (Foto: Reuters)

Selain itu, perusahaan juga harus menghormati periode pemberitahuan tertentu, tergantung pada sifat pemecatan dan senioritas staf.

Untuk pemecatan yang berdampak pada beberapa karyawan dalam waktu 30 hari, perusahaan juga harus mengikuti prosedur tertentu, yang memerlukan pemberitahuan kepada staf, perwakilan staf, dan Kementerian Tenaga Kerja.

Twitter tengah mengalami masa sulit sejak orang terkaya di dunia mengambil alih perusahaan. Perusahaan telah memangkas sekitar setengah staf secara global, sementara Musk telah meningkatkan kemungkinan platform media sosial tersebut bangkrut.

Musk baru-baru ini mengatakan kepada karyawan untuk mempertimbangkan apakah mereka ingin tetap bekerja berjam-jam dengan intensitas tinggi, atau mengambil paket pesangon gaji tiga bulan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kena PHK pada 2024-2026? Simak Cara Daftar Pelatihan Gratis di SkillHub Kemnaker

6 hari lalu

6 Orang Terkaya di Dunia Kehilangan Rp2.326 Triliun dalam Sehari, Ini Penyebabnya

9 hari lalu

Elon Musk Terima Kompensasi Rp2.853 Triliun dari Tesla, Setara 2,5 Juta Kali Gaji Karyawannya

11 hari lalu

Wow! Elon Musk Janji Bagikan Saham SpaceX untuk Setiap Anak di AS, Nilainya Rp189 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal