Bursa Kripto FTX Bangkrut, Punya Utang Rp48 Triliun ke 50 Kreditur

Aditya Pratama
Bursa kripto milik Sam Bankman-Fried, FTX menyebut bahwa perusahaan memiliki utang hampir Rp48,48 triliun kepada 50 kreditur terbesarnya. (Foto: Reuters)

"Tidak pernah dalam karier saya, saya melihat kegagalan kontrol perusahaan secara total dan tidak adanya informasi keuangan yang dapat dipercaya seperti yang terjadi di sini," tulis Ray dalam pengajuan pengadilan, Jumat (18/11/2022).

Menurut penilaian Ray, di antara banyak masalah yang diungkapkan oleh manajemen baru adalah laporan keuangan yang tidak dapat diandalkan, kesalahan penanganan data rahasia termasuk penggunaan akun email yang tidak aman untuk mengelola kunci kripto pribadi, dan pengalihan dana perusahaan untuk membeli rumah bagi karyawan di Bahama. 

Menurut pengarsipan, FTX juga tidak memiliki kontrol terpusat atas kasnya. Diketahui salah kelola dana sangat buruk di bawah kepemimpinan Bankman-Fried menyebabkan manajemen baru belum mengetahui berapa banyak kas yang dimiliki Grup FTX. Ray dan tim hanya mampu memperkirakan jumlah uang tunai yang tersedia sekitar 564 juta dolar AS. Sebelumnya Bankmand-Fried melaporkan, FTX menghadapi kekurangan mencapai 8 miliar dolar AS.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Sepekan Menguat 2,82 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp10.788 triliun

57 tahun lalu

Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!

57 tahun lalu

Global Bond Danantara Dibanjiri Peminat, Rosan: Kepercayaan Investor Tinggi

57 tahun lalu

Ada Edukasi Investasi di PRJ 2026, Gen Z Jangan Cuma Kenal Saham dan Kripto 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal