Cadangan Migas Bakal Habis dalam 7 Tahun, Begini Strategi Pertamina

Suparjo Ramalan
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - PT Pertamina (Persero) menyebut cadangan minyak dan gas (migas) perseroan akan habis tak lama lagi. Rasio cadangan terhadap produksi saat ini sekitar tujuh tahun.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, perseroan menetapkan dua strategi agar tak kehabisan suplai, yaitu mengakuisisi aset migas perusahaan lain dan menemukan cadangan baru.

"Resource to production ratio Pertamina hari ini adalah tujuh tahun. Jadi bisa dibayangkan kalau kita tidak melakukan atau tidak menemukan cadangan baru atau tidak melakukan akuisisi perusahaan aset migas yang memiliki cadangan yang besar, maka dalam tujuh tahun cadangan ini akan habis," ujar Nicke, Kamis (22/10/2020).

Nicke mengungkapkan, level produksi Pertamina terus turun. Saat ini, produksi migas Pertamina 420.000 barel per hari. Padahal, Pertamina memiliki target produksi satu juta barel pada 2026.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
10 jam lalu

PLTGU Jawa Satu Beroperasi Andal, Dukung Sistem Kelistrikan Jawa-Bali

Nasional
18 jam lalu

Harga BBM Pertamina 11 Juni 2026 Terbaru, Pertamax Naik jadi Segini!

Megapolitan
2 hari lalu

Pengendara Beralih ke Pertalite usai Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter

Nasional
2 hari lalu

SPBU BP dan Vivo Naikkan Harga BBM! Cek Daftar Lengkapnya 

Nasional
2 hari lalu

Pertamax Naik, Berikut Daftar Harga BBM Pertamina 10 Juni 2026 di Seluruh Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal