Cermati 4 Modus Begal Rekening Alias Soceng yang Sedang Marak

Viola Triamanda
Ilustrasi kejahatan social engginering (soceng) atau begal rekening. (Foto: Rawpixel/ Elements Envato)

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat untuk waspada dengan kejahatan social engineering (soceng) atau begal rekening yang sedang marak. 

Social engineering dapat diartikan sebagai tindakan memperoleh data nasabah seperti PIN, nomor baru, dan/atau informasi lain dengan cara menghubungi nasabah melalui telepon, SMS, aplikasi chatting, atau media lainnya. 

Pelaku soceng biasanya menyampaikan informasi tertentu agar nasabah menghubungi nomor tertentu atau membuka situs web tertentu, yang membutuhkan verifikasi sehingga nasabah tanpa sadar memberikan data pribadi untuk masuk ke rekening nasabah. 

Menurut Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK, Anto Prabowo, terdapat 4 modus soceng yang saat ini sedang marak di masyarakat, yaitu: 

1. Info perubahan tarif transfer bank
2. Tawaran menjadi nasabah prioritas
3. Akun layanan konsumen palsu 
4. Tawaran menjadi agen laku pandai

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
18 jam lalu

IHSG Anjlok 6,96 Persen Sepanjang September 2026, Investor Asing Jual Saham Rp10,24 Triliun

1 hari lalu

OJK Beri Keringanan Kredit untuk Warga Terdampak Gempa NTT, Berlaku hingga 2029

11 hari lalu

OJK Izinkan Dana Pensiun Investasi ke Luar Negeri, Ini Syaratnya

15 hari lalu

Aturan Baru OJK: Beli Saham BEI Tak Boleh dari Utang hingga Dana Pencucian Uang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal