China Minta Produsen Mobil Listrik Hentikan Investasi di Negara Eropa Pendukung Tarif Impor

Aditya Pratama
Pemerintah China telah meminta produsen mobil listrik untuk menghentikan investasi besar di negara-negara Eropa yang mendukung tarif impor. (Foto: AP)

Italia dan Prancis termasuk di antara negara-negara Uni Eropa yang telah merayu produsen mobil China untuk berinvestasi, tetapi mereka juga telah memperingatkan risiko yang ditimbulkan oleh membanjirnya kendaraan listrik China yang murah bagi produsen Eropa.

SAIC, eksportir mobil terbesar kedua di China, tengah memilih lokasi untuk pabrik kendaraan listrik di Eropa dan telah merencanakan untuk membuka pusat suku cadang Eropa kedua di Prancis pada tahun ini guna memenuhi permintaan yang terus meningkat untuk mobil merek MG.

Sementara, Pemerintah Italia tengah berunding dengan Chery, produsen mobil terbesar di China, dan produsen mobil lainnya, termasuk Dongfeng Motor terkait potensi investasi.

Selain itu, BYD tengah membangun pabrik di Hungaria, negara yang menolak tarif impor. Raksasa kendaraan listrik China ini juga telah mempertimbangkan untuk merelokasi kantor pusatnya di Eropa dari Belanda ke Hungaria karena masalah biaya, menurut dua sumber yang mengetahui persoalan tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 jam lalu

Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk: Indonesia Sebesar Eropa, Mana yang Tidak Efisien?

10 jam lalu

Awal Mula Kim Jong Un Dirumorkan Meninggal, Sakit Parah Dirujuk ke RS di China

12 jam lalu

Heboh! Pemimpin Korut Kim Jong Un Dirumorkan Meninggal akibat Pendarahan Otak

1 hari lalu

MNC Sekuritas dan Danakita Investama Ajak Mahasiswa SWINS Jakarta Belajar Investasi Reksa Dana melalui Having Fund 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal