Covid Beri Dampak Lebih Besar bagi Ekonomi China dari yang Diperkirakan

Dinar Fitra Maghiszha
Covid beri dampak lebih besar bagi ekonomi China dari yang diperkirakan. Foto: Reuters

China menyadari kesulitan ekonomi dan telah mengambil beberapa langkah baru-baru ini untuk memberikan bantuan. Bank Rakyat China pada Minggu (15/5/2022) telah mengumumkan akan memotong tingkat hipotek untuk pembeli rumah pertama kali, dalam sebuah langkah untuk mengangkat pasar properti yang sedang sakit.

Secara terpisah, pemerintah Shanghai mengatakan, kota itu akan secara bertahap membuka toko, restoran, dan salon mulai hari ini. Hal tersebut melegakan bagi 25 juta penduduknya.

Pemerintah juga baru-baru ini berjanji untuk menopang perekonomian melalui lebih banyak belanja infrastruktur dan menargetkan pelonggaran moneter untuk mendukung usaha kecil.

Tetapi, menurut ekonom di Oxford Economics Tommy Wu, risiko terhadap prospek cenderung ke bawah, karena efektivitas stimulus kebijakan akan sangat bergantung pada skala wabah dan lockdown Covid di masa depan. 

"Kami memperkirakan PDB tumbuh 4 persen tahun ini, dengan kontraksi triwulanan pada kuartal II sebelum kembali ke pertumbuhan di paruh kedua," ujarnya.   

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keren! China Bikin Satelit Tangani Gempa hingga Banjir

57 tahun lalu

Cadangan Devisa RI Naik Tipis jadi 145,6 Miliar Dolar AS pada Juni 2026

57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal