Dana Asing Cenderung Keluar dari Pasar Keuangan Indonesia, Ini Penyebabnya

Anggie Ariesta
Media Gathering Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Padalarang, Kamis (23/11/2023). (Foto: iNews/Anggie Ariesta)

"Jadi masih menarik, untuk orang Indonesia untuk membeli produk depositnya yang dikeluarkan BI bukan bank sebaliknya liquidity nya bank, depositnya bank, sifting pindah ke BI," kata Tomi.

Dia menambahkan, keputusan BI untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 6 persen, membuat Indonesia masih tetap menarik bagi investor, meski ada arus capital outflow yang cukup tinggi beberapa bulan terakhir. 

"Prediksinya Amerika akan tetep higher for longer tapi juga slower for longer artinya masih lama (pertahankan suku bunga), tapi Indonesia masih darling (disayang) lah buat investor (asing)," tutur Tomi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
1 hari lalu

IHSG Anjlok 6,96 Persen Sepanjang September 2026, Investor Asing Jual Saham Rp10,24 Triliun

14 hari lalu

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Ini Alasannya

1 bulan lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS 

4 bulan lalu

Akankah Krisis Nilai Tukar 1997 Terulang?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal