Dekan FEB Untar Sebut Transformasi Industri Ritel dari Warung ke E-commerce Ubah Perilaku Konsumen

Dinar Fitra Maghiszha
Dekan FEB Untar, Sawidji Widoatmodjo menyebut industri ritel Indonesia mengalami transformasi signifikan seiring perkembangan teknologi. (Foto: Aldhi Chandra)

Penetrasi pasar yang besar dari e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, dan platform digital lain juga dinilai telah mengubah pola distribusi ritel.

Perubahan ini membuat konsumen semakin terbiasa melakukan pencarian produk, pembelian, dan transaksi melalui kanal digital. Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi tanda bahwa ritel sudah masuk ke era yang sepenuhnya berbeda dari pola distribusi sebelumnya.

Dia menuturkan, perubahan perilaku konsumen tidak hanya berdampak pada toko fisik, tetapi juga mempengaruhi strategi pemasaran dan produksi di seluruh rantai industri ritel.

Pergeseran ini disebutnya sebagai konsekuensi dari arus digitalisasi yang terus menguat dalam beberapa tahun terakhir.

"Dengan penetrasi pasar yang luar biasa, UMKM bisa membuat pasar itu, artinya siapapun kita, dari daerah manapun kita bisa berjualan seluas mungkin, that's opportunity," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Soal Pajak, Pemerintah Tegaskan Tarif PPh UMKM Tidak Berubah

Nasional
3 hari lalu

Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

Makro
5 hari lalu

Pajak UMKM Diperketat, Berikut Ketentuan Tarif PPh Final untuk CV, PT dan Firma 

Nasional
6 hari lalu

PP 20/2026 Resmi Berlaku, Skema Pajak UMKM Diperketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal