Dia menuturkan, perubahan perilaku konsumen tidak hanya berdampak pada toko fisik, tetapi juga mempengaruhi strategi pemasaran dan produksi di seluruh rantai industri ritel.
Pergeseran ini disebutnya sebagai konsekuensi dari arus digitalisasi yang terus menguat dalam beberapa tahun terakhir.
"Dengan penetrasi pasar yang luar biasa, UMKM bisa membuat pasar itu, artinya siapapun kita, dari daerah manapun kita bisa berjualan seluas mungkin, that's opportunity," ucapnya.