Dibayangi Resesi Global, IHSG Pekan Depan Diprediksi Lanjutkan Downtrend

Anggie Ariesta
Ilustrasi pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. (Foto: dok iNews)

"Kemudian juga di situasi ekonomi dunia yang sedang tidak menentu itu juga bisa memicu banyak capital outflow dari pasar saham kita ya," ungkap William.

Adapun saat ini data inflasi di Amerika Serikat juga cukup tinggi dan dengan kondisi seperti ini, William memperkirakan bank sentral dunia berpotensi lebih besar menaikkan suku bunga.

Beberapa analis juga sampai memangkas target IHSG hingga akhir tahun. Untuk Kanaka Hita Solvera sendiri, target IHSG dalam waktu dekat mampu melanjutkan penurunan 6.300-6.200.

"Kalau kita lihat dari April lalu hingga saat ini, peluang sampai kuartal II mungkin IHSG bergerak ke area 6.300an, untuk akhir tahun jika IHSG tidak melanjutkan penurunannya IHSG bisa ke 6.500-6.700," tutur William.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Keuangan
19 jam lalu

IHSG Ngegas Pagi Ini, 321 Saham Menghijau

Keuangan
2 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Nilai Transaksi Sentuh Rp984 Miliar

Keuangan
3 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 7.559, DSSA-IFSH Pimpin Top Losers

Keuangan
3 hari lalu

IHSG Dibuka Loyo Pagi Ini, 305 Saham Melemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal