Dibayangi Resesi Global, IHSG Pekan Depan Diprediksi Lanjutkan Downtrend

Anggie Ariesta
Ilustrasi pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. (Foto: dok iNews)

"Kemudian juga di situasi ekonomi dunia yang sedang tidak menentu itu juga bisa memicu banyak capital outflow dari pasar saham kita ya," ungkap William.

Adapun saat ini data inflasi di Amerika Serikat juga cukup tinggi dan dengan kondisi seperti ini, William memperkirakan bank sentral dunia berpotensi lebih besar menaikkan suku bunga.

Beberapa analis juga sampai memangkas target IHSG hingga akhir tahun. Untuk Kanaka Hita Solvera sendiri, target IHSG dalam waktu dekat mampu melanjutkan penurunan 6.300-6.200.

"Kalau kita lihat dari April lalu hingga saat ini, peluang sampai kuartal II mungkin IHSG bergerak ke area 6.300an, untuk akhir tahun jika IHSG tidak melanjutkan penurunannya IHSG bisa ke 6.500-6.700," tutur William.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Keuangan
6 jam lalu

Buka Perdagangan 2026, Purbaya Optimistis IHSG Tembus Level 10.000 Tahun Ini

Keuangan
7 jam lalu

IHSG Dibuka Menguat ke Level 8.676 di Awal Perdagangan 2026

Keuangan
1 hari lalu

Outlook 2026: IHSG Diproyeksi Tembus Level 9.000, Efek Danantara Jadi Sorotan

Keuangan
3 hari lalu

Hari Terakhir Perdagangan 2025, IHSG Ditutup Menguat ke 8.646 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal