Dibayangi Resesi Global, IHSG Pekan Depan Diprediksi Lanjutkan Downtrend

Anggie Ariesta
Ilustrasi pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia. (Foto: dok iNews)

"Kemudian juga di situasi ekonomi dunia yang sedang tidak menentu itu juga bisa memicu banyak capital outflow dari pasar saham kita ya," ungkap William.

Adapun saat ini data inflasi di Amerika Serikat juga cukup tinggi dan dengan kondisi seperti ini, William memperkirakan bank sentral dunia berpotensi lebih besar menaikkan suku bunga.

Beberapa analis juga sampai memangkas target IHSG hingga akhir tahun. Untuk Kanaka Hita Solvera sendiri, target IHSG dalam waktu dekat mampu melanjutkan penurunan 6.300-6.200.

"Kalau kita lihat dari April lalu hingga saat ini, peluang sampai kuartal II mungkin IHSG bergerak ke area 6.300an, untuk akhir tahun jika IHSG tidak melanjutkan penurunannya IHSG bisa ke 6.500-6.700," tutur William.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Bergerak Menuju Level 6.000

57 tahun lalu

IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat, 283 Saham Parkir di Zona Hijau

57 tahun lalu

403 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melesat ke 5.916

57 tahun lalu

IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat ke 5.893, ESTA-YUPI Pimpin Top Gainers

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal