Diduga Biarkan Rusia Hindari Sanksi, Departemen Kehakiman AS Selidiki Binance

Aditya Pratama
Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) tengah menyelidiki apakah Binance digunakan secara ilegal membiarkan Rusia menghindari sanksi AS dan memindahkan uang. (Foto: Antara)

“Pada tahun 2021, Binance meluncurkan inisiatif untuk merombak total struktur tata kelola perusahaannya, termasuk membawa jajaran eksekutif berpengalaman kelas dunia untuk secara fundamental mengubah cara Binance beroperasi secara global,” tulis Binance dalam sebuah pernyataan dikutip, Minggu (7/5/2023).

“Kebijakan kami memberlakukan pendekatan tanpa toleransi untuk pendaftaran ganda, identitas anonim, dan sumber uang yang tidak jelas,” tulis keterangan perusahaan.

Diketahui, Binance telah bergulat dengan berbagai investigasi kriminal dan peraturan. Salah satu tindakan paling signifikan oleh AS untuk menindak industri mata uang kripto terjadi pada bulan Maret, ketika regulator derivatif Washington menuduh bahwa Binance telah melanggar aturannya selama bertahun-tahun.

Binance menegaskan pihaknya serius kewajiban hukumnya dan bekerja sama dengan regulator dan penegak hukum. Salah satu pendiri Binance, Changpeng Zhao membantah banyak masalah yang dituduhkan dalam gugatan perdata yang diajukan pada bulan Maret oleh Commodity Futures Trading Commission.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 jam lalu

Ayah Meghan Markle Ditangkap, Diduga Simpan Materi Pelecehan Seksual Anak

8 jam lalu

AS Keluarkan Peringatan Perjalanan bagi Warganya di Timur Tengah, Segera Serang Iran?

10 jam lalu

Iran Diserang Lagi, 2 Rudal Hantam Pulau Qeshm

13 jam lalu

Trump Akan Reshuffle Kabinet Setelah Republik Kalah Pemilu, Menhan Hegseth Termasuk?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal