Dirut BRI: Kondisi Perbankan Sekarang Lebih Baik daripada 1998 dan 2008

Djairan
Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Sunarso. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kondisi perbankan saat ini lebih siap menghadapi krisis Covid-19. Hal ini berbeda jauh dengan kondisi perbankan pada 1998 dan 2008.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Sunarso mengatakan, daya tahan bank saat ini lebih baik karena telah belajar dalam menghadapi berbagai krisis di masa lalu.

“Kalau kita bandingkan dengan krisis di 1998 dan 2008 yang tidak separah sekarang, sesungguhnya industri keuangan Indonesia dalam menghadapi krisis demi krisis mengalami kemajuan yang pesat dalam hal kesiapan dan kesigapan risk management, Itu harus diakui," katanya, Selasa (16/6/2020).

Sunarso mengatakan, modal bank saat ini cukup tebal sehingga kemampuan dalam menyerap risiko sangat baik. Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perbankan nasional saat ini mencapai 23 persen. Adapun rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) masih 2,77 persen.

Kondisi berbeda terjadi pada 1998. Saat itu, kata Sunarso, CAR perbankan minus hingga 15,7 persen sementara NPL melonjak tajam hingga 48,6 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp3,8 Triliun untuk Rekening Gratis 76 Juta Warga Usia 17 Tahun ke Atas

6 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

10 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

19 hari lalu

Rosan Ungkap Skema Warga Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening: BRI Nasional, BSI Khusus Aceh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal