Disuspensi 1 Tahun, Waskita Karya Terancam Delisting

Dinar Fitra Maghiszha
Saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) telah disuspensi selama satu tahun dan terancam pembatalan pencatatan alias delisting. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) telah disuspensi selama satu tahun. Tepat pada 8 Mei 2024 menandai 12 bulan lamanya investor tak dapat mentraksasikan saham WSKT di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kondisi ini membuat WSKT terancam pembatalan pencatatan alias delisting apabila tidak mampu memulihkan keadaan. Sesuai Ketentuan III.3.1.2, Peraturan Bursa I-I, suatu saham perusahaan tercatat dapat dihapus apabila suspensi lebih dari 24 bulan. Artinya, Waskita butuh satu tahun lagi untuk segera berbenah.

“Kami sampaikan bahwa saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Perseroan) telah disuspensi di Seluruh Pasar selama 12 bulan dan masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada tanggal 8 Mei 2025,” tulis BEI dalam pengumuman, Rabu (8/5/2024).

Gembok perdagangan yang mencengkeram Waskita disebabkan karena perusahaan tak mampu membayar sejumlah tagihan bunga surat utang. Saham WSKT membeku di Rp202 per saham.

Mengacu penyebab suspensi pada 8 Mei 2023, maka ini berkaitan dengan penundaan pembayaran bunga ke-11 Obligasi Berkelanjutan IV Waskita Karya Tahap I Tahun 2020 (WSKT04CN1). Di sisi lain, masih terdapat kewajiban lain yang harus dipenuhi WSKT.

Sesuai Peraturan Bursa I-I Ketentuan III.3.1.1, perusahaan akan terkena delisting (dalam hal ini forced/paksa delisting) jika mengalami kondisi, atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha, baik secara finansial, hukum, atau terhadap kelangsungan status perusahaan tercatat sebagai perusahaan terbuka.

Efektif hingga 30 April 2024, berdasarkan data RTI Business, ada 7,1 miliar saham investor publik yang ’nyangkut’. Besaran ini setara 24,64 persen dari total saham yang dikeluarkan perusahaan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

IHSG Tertekan, BEI Sebut Laba Emiten Naik 21,5 Persen

Nasional
3 hari lalu

Sambangi Bursa, Rosan Sebut Saham BUMN Masih Punya Yield di Atas 10%

Nasional
3 hari lalu

Dasco usai Sidak BEI imbas IHSG Anjlok: Kita Yakin Bursa ke Depan Makin Kuat

Nasional
8 hari lalu

OJK Pastikan Status RI di MSCI Tetap Emerging Market, Tak Turun Kelas

Nasional
13 hari lalu

BEI Apresiasi ISCA Bantu Sosialisasi Reformasi Integritas Pasar Modal ke Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal