Dolar Bikin Mata Uang Dunia Tertekan, Rupiah Dinilai Berada di Posisi Fundamental Cemerlang

Anggie Ariesta
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) telah menyebabkan mata uang dunia tertekan, termasuk rupiah. Meski demikian, rupiah dinilai berada di posisi fundamental yang cukup cemerlang terhadap dolar AS dibandingkan mata uang lainnya. 

Dalam sepekan terakhir, rupiah terus mengalami tekanan terhadap dolar AS. Bahkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) mencatat rupiah nyaris menembus Rp15.000 per dolar AS.

Senior Executive Vice President PT Bank Central Asia Tbk, Branko Windoe mengatakan, pelemahan yang terjadi sekarang ini terutama disebabkan oleh faktor dolar AS yang kuat. Namun rupiah cukup bertahan karena berada di posisi fundamental yang cukup cemerlang.

"Rupiah ada di posisi yang bagus, karena kita ada surplus neraca perdagangan, surplus current account. Kita beruntung beberapa komoditas utama dunia sedang harganya naik ini kita punya," kata Branko, dalam Market Review IDX, Rabu (6/7/2022).

Menurut dia, Indonesia punya ekspor yang saat ini harganya naik dengan menimbulkan surplus. Faktor itu tentunya positif terhadap rupiah.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah: Karena Kekayaannya Keluar

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal