Dorong Kembangkan Rumput Laut, Menkop: Untungnya Berkali-kali Lipat dari Garam

Rina Anggraeni
Ilustrasi rumput laut. (Foto: Istimewa)

Teten sebelumnya menegaskan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) perlu melakukan transformasi bisnis dengan mulai masuk membiayai sektor-sektor produktif di sekitarnya. Seharusnya usaha produktif sektor kelautan menjadi fokus dari KSP di NTT.  

MenkopUKM juga mendorong transformasi KSP membiayai sektor produksi setelah melihat fakta terjadinya over likuiditas di KSP. Dia mengatakan, 59 persen koperasi di Indonesia adalah KSP, namun banyak yang mengalami over likuiditas dan membatasi pembayaran iuran keanggotaan.  

Diharapkan koperasi di Indonesia juga bertransformasi menjadi koperasi modern. Transformasi mulai dari pengelolaan hingga manajemen dan menggunakan teknologi untuk tumbuh menjadi koperasi kelas nasional. 

Untuk mengembangkan koperasi di Indonesia, kementeriannya akan berkoordinasi dengan Kementerian Investasi dalam menjajaki kerja sama dengan koperasi besar di luar negeri untuk berinvestasi di sektor produksi dan bekerja sama dengan koperasi di Indonesia. 

"Kerja sama ini penting dalam rangka alih teknologi dan pengetahuan agar koperasi kita menjadi koperasi kelas dunia," katanya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
3 hari lalu

Purbaya Minta LPDP Riset Ekosistem Perbaiki Laut Timor akibat Tumpahan Minyak Montara

11 hari lalu

Suhu Dingin Bediding Meluas ke Bali hingga NTT, Bertahan sampai September

23 hari lalu

BNPB Segera Bangun 238 Huntap untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki 

29 hari lalu

Gempa Terkini M5,3 Guncang Waikabubak NTT, Kedalaman 13 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal