Duh! 5,5 Juta Orang Terancam Nganggur Bila Industri Tembakau Dilarang

Suparjo Ramalan
ilustrasi industri tembakau (ist)

Hikmanto menyebut, industri tembakau sudah menjadi warisan turun-temurun bangsa Indonesia, sehingga masyarakat tidak dapat dipisahkan dari tembakau. 

"Pengambil kebijakan harus paham betul tujuan mulia dibalik HTTS, bila akhirnya hanya mematikan industri tembakau di Indonesia. Jangan sampai pengambil kebijakan mematikan industri tembakau dalam negeri di tengah konsumsi rokok dari masyarakat Indonesia," tutur dia. 

Matinya industri tembakau di Tanah Air juga membuat Indonesia bergantung terhadap supply komoditas itu dari luar negeri. Padahal, sumber daya tembakau di dalam negeri melimpah. 

“Bisa jadi justru ini akan diraup oleh industri tembakau di luar negeri, baik yang legal maupun ilegal," ucap Hikmahanto.

Senada dengan itu, Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), Sarmidi Husna berpandangan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) tidak tepat. Pasalnya, konsumsi barang yang diproduksi dari bahan baku tembakau merupakan sebuah kebiasaan. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Produk Plastik Murah China Banjiri Indonesia, Industri Mulai Kurangi Jam Operasional

16 hari lalu

Purbaya Alokasikan 80 Persen Beasiswa LPDP untuk Bidang STEM Mulai Tahun Ini

23 hari lalu

Pramono Beri Diskon Pajak 50% untuk Dongkrak Produksi Film di Jakarta

26 hari lalu

Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal