Duh! Pelemahan Rupiah Tekan Industri Manufaktur Nasional, Ini Buktinya

Rohman Wibowo
Industri manufaktur nasional semakin tertekan imbas pelemahan rupiah. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Tren pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini memberi tekanan besar bagi sektor manufaktur. Ketergantungan tinggi pada bahan baku hingga barang modal impor membuat ongkos produksi pabrikan meningkat drastis di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Kondisi tersebut tidak hanya disebabkan oleh selisih kurs semata. Rantai pasok dunia yang terganggu sejak meletusnya perang pada bulan Februari lalu telah mengerek biaya logistik, asuransi, hingga harga komoditas penolong seperti plastik dan energi, yang pada akhirnya membebani operasional industri.

Tekanan berat yang menimpa sektor ini tercermin pada laju Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Indonesia. Indikator aktivitas pabrik tersebut terus merosot dan puncaknya berbalik mengalami kontraksi pada bulan April lalu.

Situasi pelik ini memaksa pabrikan memutar otak karena mereka tidak bisa serta-merta menaikkan harga jual produk di pasaran. Daya beli masyarakat yang sedang merosot akibat inflasi membuat konsumen sangat sensitif terhadap perubahan harga.

"Jadi, pelemahan nilai tukar ini pada dasarnya memperumit kondisi industri pada saat sekarang. Yang artinya dari sisi langkah kebijakan, stabilitas nilai tukar itu memang sangat krusial untuk bisa meredam dampak eksternal terhadap ekonomi domestik," kata Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal kepada iNews.id, Sabtu (16/5/2026).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.755 per Dolar AS

7 hari lalu

Rupiah Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.897 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya

9 hari lalu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.943 per Dolar AS Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

10 hari lalu

Purbaya Sebut Suntikan Likuiditas Rp400 Triliun Picu Pemulihan Penjualan Mobil-Motor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal