Duh, Produksi Telur Dalam Negeri Surplus, Tapi Impor Telur Cair Beku Masih Tinggi

Michelle Natalia
Ilustrasi telur cair beku. (foto: Istimewa)

Meskipun relatif sedikit dari kebutuhan, paling tidak ada salah satu perusahaan siap menyerap telur sebesar 2 ton per hari, hanya saja terkendala harga yang cukup tinggi. 

“Perlu ada win-win solution dimana industri butuh harga telur relatif terjangkau untuk pengolahan telur, sehingga peternak tidak terpaku pada HPP. Paling tidak industri dapat mencari telur sortiran dari peternak,” ujar Boethdy.

Dia juga berharap para peternak yang mempunyai telur nanti bisa di sortir untuk kebutuhan industri olahan telur seperti telur cair beku. Karena melihat permintaan cukup tinggi. Produksi olahan telur seperti telur cair beku dapat disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk Bansos.

"Sehingga tidak ada lagi kendala resiko pecah untuk diterima masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mendukung program pemerintah menekan angka malnutrisi/stunting masyarakat di Indonesia," tutur Boethdy.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
5 tahun lalu

Produksi Surplus Hingga 200.000 Ton, Ini Penyebab Harga Telur Anjlok

Nasional
2 hari lalu

Momen Prabowo Makan Siang Bareng Siswa Sekolah Rakyat, Menunya Nasi Pakai Ayam dan Telur

Nasional
8 hari lalu

Impor RI Melonjak 22,49% pada April 2026, Tembus 25,21 Miliar Dolar AS

Nasional
8 hari lalu

KPK Dalami Kasus Suap Impor Barang, Periksa 20 Perusahaan Pengiriman 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal