Ekonom Sebut Omnibus Law Tak Bagus Buat Ekonomi dalam Jangka Panjang

Michelle Natalia
Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja atau yang dikenal dengan sebutan Omnibus Law dinilai terlalu menyederhanakan masalah. (Foto: ilustrasi/Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja atau yang dikenal dengan sebutan Omnibus Law dinilai terlalu menyederhanakan masalah. Aturan sapu jagad tersebut tidak berorientasi pada jangka panjang.

Ekonomi sekaligus Pendiri CORE Indonesia, Hendri Saparini menilai, Omnibus Law bukanlah senjata yang tepat untuk mereformasi ekonomi Indonesia. Dilihat dari naskah akademik, kata dia, aturan itu belum memetakan semua masalah.

"Hanya sebagian masalah yakni kerumitan perizinan, pertumbuhan investasi yang di bawah Malaysia, Thailand dan Vietnam, juga GCI dan EoDB relatif tertinggal dibanding Malaysia dan Thailand," katanya dalam webinar di Jakarta, Jumat (21/8/2020).

Hendri menyoroti Omnibus Law yang menempatkan pembangunan ekonomi jangka panjang sebagai isu penting. Dengan begitu, RUU tersebut tak sesuai semangat untuk mereformasi struktur ekonomi, terutama isu kesenjangan.

Menurut Hendri, Omnibus Law hanya fokus pada bagaimana cara menarik investasi baru sebanyak mungkin. Cara pandang seperti ini, kata dia, membuat seluruh hal yang dianggap menghambat akan dihapus meski bertentangan dengan kepentingan pekerja dan alam.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
13 jam lalu

Di Depan PM Anutin, Hashim Ajak Thailand Perkuat Investasi dan Manfaatkan Pasar Karbon RI

1 hari lalu

Purbaya Sebut Sinergi Kebijakan Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen Tahun Ini

3 hari lalu

Pemerintah Pulihkan Kapasitas PLTP Sarulla ke 330 MW, Siapkan Investasi Rp4,8 Triliun

7 hari lalu

Ada Promo Bonus Unit Penyertaan Reksa Dana 100 Persen hingga 31 Juli di MotionTrade!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal