Ekonomi Syariah: Prinsip, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Aditya Pratama
Ekonomi syariah merupakan cabang ilmu ekonomi berlandaskan syariat Islam yang berasal dari Al-Qur'an dan Hadis. (Foto: ANTARA)

Kelima, kerja sama merupakan penggerak utama dalam ekonomi syariah. Keenam, riba dengan segala bentuknya dilarang dalam Islam. 

Ketujuh, kekayaan yang sudah memenuhi batas atau nisab harus dibayarkan zakatnya, dan kedelapan, pemilikan masyarakat dan penggunaannya direncanakan untuk kepentingan orang banyak dijamin dalam ekonomi syariah.

Tujuan Ekonomi Syariah

Ekonomi syariah memiliki tujuan yang berbeda dengan ekonomi konvensional, mungkin di konvensional tujuan utama adalah keuntungan secara pribadi. Namun dalam ekonomi syariah memiliki beberapa tujuan yang sangat mulia dan baik untuk semua, yaitu:

Ekonomi syariah memiliki tujuan berbeda dengan ekonomi konvensional. Adapun tujuan ekonomi syariah diharapkan dapat membawa perekonomian ke arah yang lebih baik, adil, dan sejahtera, di antaranya:

1. Membentuk masyarakat yang terjalin erat satu sama lain, berdasarkan keadilan dan persaudaraan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sukses Berdayakan Ekonomi Syariah Akar Rumput, PNM Raih Penghargaan Bergengsi

57 tahun lalu

Kabar Baik! Kemenag Siapkan Beasiswa Sarjana PJJ untuk Guru Ngaji

57 tahun lalu

Catatan Akhir Tahun Ekonomi Syariah

57 tahun lalu

BTN Lepas Unit Usaha Syariah, Bank Syariah Nasional Resmi Berdiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal