Ekonomi Tumbuh Pesat, Perusahaan Farmasi RI Garap Pasar Kamboja

Antara
Sejumlah perusahaan farmasi RI yang berbisnis di Kamboja di antaranya Dexa Group, Soho, Kalbe, dan Eagle Pharma. (Foto: ilustrasi/Okezone)

Menurut dia, permintaan terhadap produk-produk farmasi Indonesia, khususnya obat-obat penyakit umum seperti flu, batuk, demam, semakin meningkat secara signifikan di pasar Kamboja.

"Produk farmasi kita menjanjikan sekali di sini, peningkatannya signifikan karena kualitasnya sudah diketahui dan harganya terjangkau," ujar dia.

Kamboja merupakan pasar yang sangat potensial bagi produk farmasi Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Kamboja yang positif, populasi penduduk mencapai 16 juta jiwa, dan didukung dengan kerja sama bilateral Indonesia-Kamboja yang harmonis.

"Dalam 20 tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Kamboja itu pesat, nilainya rata-rata sekitar tujuh persen," ujar dia

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

HOAKS! Video Eks Menkes Siti Fadilah Supari Nyaris Tewas Terkena Ledakan di Tol Japek adalah Berita Bohong

Bisnis
1 tahun lalu

RI Kuasai 80 Persen Komoditas Gambir Dunia, Ekspor ke India hingga Eropa

Bisnis
2 tahun lalu

Bio Farma Dapat Suntikan PMN, Stafsus Erick Thohir: Bukan untuk Urusan Indofarma

Bisnis
3 tahun lalu

Kembangkan Industri Farmasi Indonesia, Ini 2 Opsi yang Harus Dipilih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal