Eks Menteri ESDM Sudirman Said Minta Pemerintah Buat Kebijakan soal Polusi Udara

Suparjo Ramalan
ilustrasi polusi udara di Jakarta (foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2014 - 2016 Sudirman Said menilai pemerintah perlu segera membuat kebijakan terkait penanganan polusi udara. Pasalnya krisis udara mengancam kualitas hidup masyarakat. 

“Kita perlu memanfaatkan masa transisi pemerintahan sebagai pintu masuk untuk memberikan advokasi kepada policy maker,” kata Sudirman Said melalui keterangan pers, Rabu (24/7/2024). 

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam akun Instagramnya beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pemerintah telah mengeluarkan uang hingga Rp10 triliun karena polusi udara. Uang tersebut digelontorkan untuk menangani dampak kesehatan akibat polusi udara.

Sudirman pun memandang, di masa transasisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Prabowo Subianto menjadi pintu masuk untuk melakukan advokasi tersebut. 

Pasalnya, penanganan polusi udara yang telat bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sebaliknya, polusi udara yang tidak ditangani akan membawa dampak negatif yang serius bagi kesehatan dan kehidupan sehari-hari. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siapkan BBM Baru E20, Pemerintah Butuh 4 Juta Kiloliter per Tahun

57 tahun lalu

Purbaya Restui PPN DTP Jadi Solusi Transisi Rusun Subsidi, Dorong Akses Rumah Pertama untuk MBR

57 tahun lalu

Kebijakan BBM Biodiesel B50 Berlaku 1 Juli, ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157,28 Triliun

57 tahun lalu

Megawati Ajak Masyarakat Tak Takut Bersuara: Ini Adalah Demokrasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal