Ekspor Rempah Indonesia Naik Lebih dari 19 Persen di saat Covid-19

Antara
Ekspor rempah Indonesia di masa pandemi Covid-19 meningkat 19,28 persen dibandingkan periode yang sama pada Januari-April 2019. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Ekspor rempah Indonesia di masa pandemi Covid-19 meningkat 19,28 persen dibandingkan periode yang sama pada Januari-April 2019. Ekspor rempah Indonesia pada Januari hingga April 2020 tercatat mencapai 218,69 juta dolar AS.

"Januari-April kalau kami catat ada 218 juta dollar AS lebih tinggi dari tahun sebelumnya," ujar Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan (Kemendag) Olvy Andrianita dalam wibinar, Kamis (25/6/2020).

Adapaun jenis rempah yang paling banyak diekspor adalah lada piper (utuh) dengan nilai 40,88 juta dolar AS atau sekitar 18,7 persen dari total ekspor rempah.

Kemudian, cengkeh (utuh) 37,26 juta dolar AS (17,04 persen), pala (utuh) senilai 26,47 juta dolar AS (12,11 persen), bubuk kayumanis 25,38 juta dolar AS (11,61 persen), serta Mace dengan nilai 16,67 juta dolar AS (8,54 persen).

Di samping itu, ekspor vanilla 16,67 juta dolar AS, kayumanis (utuh) 12,97 juta dollar AS, kayumanis lainnya 11,54 juta dolar AS, kapulaga senilai 7,67 juta dolar AS, dan bubuk pala 7,04 juta dolar AS.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Mendag Pastikan DMO Batu Bara dan CPO Tetap Berlaku usai Kebijakan Ekspor Lewat BUMN

Nasional
1 hari lalu

Purbaya Sebut Ekspor SDA Lewat BUMN Bikin Perusahaan Tambang Untung 2 Kali Lipat

Nasional
1 hari lalu

Menghadap Prabowo, Purbaya Bawa Dokumen soal 10 Perusahaan Diduga Manipulasi Harga Ekspor CPO

Nasional
1 hari lalu

Aturan Baru Prabowo: Jalur Ekspor Komoditas SDA Satu-satunya Hanya lewat BUMN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal