Elon Musk Sebut Kepemimpinan AS Sangat Kuno

Jeanny Aipassa
CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk. (Foto: dok iNews)

"Itu akan menyebabkan kelelahan dan menambah jumlah penduduk juga masalah di masyarakat, karena kenyataannya, kebanyakan orang tidak berubah, dan pada akhirnya semua akan mati. Jadi, jika mereka tidak mati, kita akan terjebak dengan ide-ide lama dan masyarakat tidak akan maju,” ujar Elon Musk.

Ketika disinggung bahwa dengan hidup umur panjang, dia dapat melihat perusahaan pesawat luar angkasanya, SpaceX, mewujudkan visi, ELon Musk mengatakan, "Saya ingin hidup cukup lama untuk dapat melihat itu."

Dia kemudian mengungkapkan bahwa "gerontokrasi" tidak sehat, di mana pemerintah sebagian besar dikendalikan oleh orang-orang yang jauh lebih tua dari mayoritas penduduk. 

Gerontokrasi adalah sebuah bentuk pemerintahan oligarki dimana sebuah entitas diperintah oleh para pemimpin yang secara signifikan lebih tua ketimbang kebanyakan populasi dewasa.

Terkait dengan itu, Elon Musk menyebut AS memiliki kepemimpinan yang sangat kuno. "AS memiliki kepemimpinan yang sangat-sangat kuno. Ini membuat para pemimpin tidak mungkin untuk tetap berhubungan dengan rakyat (lintas generasi)," tutur Elon Musk.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Internasional
6 hari lalu

Nah, Elon Musk Sebut Perang Saudara di AS Telah Pecah

Internasional
7 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Mobil
29 hari lalu

Anak Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Korban Desak Cybertruck Dilarang Melintas di Jalan Umum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal